Gardu Terendam Banjir, Listrik Di Bangka Dipadamkan

wood doors

Pangkal Pinang -Pasca hujan lebat disertai badai yg terjadi di wilayah Bangka, menyebabkan sejumlah tiang listrik roboh serta merendam gardu dan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD). Sebagai upaya antisipasi buat keamanan serta keselamatan warga, PLN Area Bangka, terpaksa memutus sementara aliran listrik di jalur yg terendam banjir.  

“Saat ini, petugas PLN Area Bangka sedang menginventarisasi jaringan mana saja yg terganggu akibat hujan badai kemarin. Selain melakukan inventarisasi kerusakan, petugas juga melakukan peninjauan ulang daerah yg aman atau tak aman buat dialiri listrik,” ujar Manager Senior Public Relations PLN, Agung Murdifi kepada detikFinance, Senin (8/2/2016).

Petugas PLN juga melakukan perbaikan jaringan yg terganggu dan pembersihan terhadap aset kelistrikan yg terkena banjir.

Agar terhindar dari bahaya kelistrikan ketika banjir, PLN mengimbau warga melakukan hal-hal sebagai berikut:

  • Apabila air telah mencapai sumber listrik (stop kontak), langsung matikan listrik dari saklar Miniature Circuit Breaker (MCB) di kwh meter
  • Seluruh peralatan listrik sebaiknya dimatikan dengan mencabut kabel dari stop kontak
  • Setelah banjir surut sebaiknya semua peralatan listrik dikeringkan dengan sempurna sebelum digunakan kembali

“Kami juga berharap partisipasi warga buat melaporkan kepada PLN, apabila melihat tiang roboh atau gardu yg terendam banjir, warga juga mampu menghubungi contact center 123 yakni telepon (kode area) 123, twitter @pln_123, facebook pln123, email pln123@pln.co.id dan website PLN www.pln.co.id,” kata Agung.

(drk/ang)

Sumber: http://finance.detik.com
Berita terkini
Baca juga….

Mentan Klaim Stok Beras Capai 52.000 Ton, Paling Banyak Dari Indramayu Dan Demak

wood doors

Jakarta -Pemerintah mengklaim pasokan atau stok beras ketika ini aman sehingga mampu menekan harga beras di pasaran.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebutkan, ketika ini stok beras mencapai 52.000 ton, yg yaitu tertinggi dalam 15 bulan terakhir. Rata-rata, kata Amran, pasokan beras mencapai 32.000 ton.

“Baru panen, stok beras 52.000 ton, tertinggi selama 15 bulan terakhir, biasanya normal 32.000 ton,” ujar Amran ketika ditemui usai mengunjungi Pasar Induk Cipinang, Jakarta Timur, Senin (8/1/2016).

Amran menyebutkan, pasokan beras tersebut kebanyakan berasal dari Indramayu, Jawa Barat, dan Demak, Jawa Tengah.

“Paling banyak dari Indramayu dan Demak,” katanya.

Tingginya stok beras tersebut, kata Amran, bisa menekan harga beras di pasaran. Sebagai contoh, Amran menyebutkan, harga beras di Pasar Induk Cipinang, Jakarta Timur telah turun menjadi Rp 7.500/kg, dari sebelumnya yg mencapai Rp 8.300/kg.

“Saya habis dari Demak ngecek harga, jadi tahu harga di Demak, nah aku pengen tahu harga di sini berapa, makanya ngecek ke sini (Cipinang),” sebut dia.

(drk/ang)

Sumber: http://finance.detik.com
Berita terkini
Baca juga….

360 Unit Rusunawa Pulogebang Rampung, Diserahkan Ke Pemprov DKI Jakarta

wood doors

Jakarta -Sebanyak 360 unit Rusunawa yg dibangun oleh pengembang anggota Real Estat Indonesia (REI) DKI di Pulogebang, Jakarta Timur, rampung dibangun dan diserahkan kepada Pemda DKI Jakarta.

Rusunawa tersebut yaitu bagian dari penyelesaian kewajiban serta dukungan pengembang REI DKI atas program pembangunan rusunawa oleh Pemda DKI Jakarta.

“Sebanyak 360 unit rusunawa Pulogebang selesai kalian bangun. Proses serah terima kunci ke Dinas Perumahan & Gedung Pemda DKI Jakarta juga telah dikerjakan akhir tahun lalu, bertepatan dengan peresmian Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) di lokasi rusunawa oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama,” ungkap Amran Nukman, Ketua Dewan Perwakilan Daerah REI DKI Jakarta, dalam siaran pers, Senin (8/2/2015).

Rampungnya proses serah terima Rusunawa Pulogebang, lanjut Amran, yaitu bukti nyata bahwa REI selaku mitra Pemprov. DKI Jakarta turut berkontribusi dalam pengadaan perumahan buat Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Jakarta.

Kondisi ketika ini, rusunawa telah dihuni, antara yang lain oleh warga gusuran dari Bukit Duri, Jakarta Timur. Di tengah rusun dibangun RPTRA lengkap dengan fasilitas olahraga, taman bermain, ruang kesehatan, dan ruang serba guna.

RPTRA tersebut dibangun dari dana corporate social responsibility (CSR), salah sesuatu pengembang anggota REI DKI, PT Summarecon Agung Tbk.

Rusunawa Pulogebang yaitu realisasi dari kewajiban 18 pengembang anggota REI DKI Jakarta yg memiliki Surat Izin Penunjukkan Tanah (SIPPT) dan pengembang yg terkena denda Surat Persetujuan Penunjukkan Penggunaan Lokasi/Lahan (SP3L) sebagaimana diatur dalam SK Gubernur DKI Jakarta No. 540 / 1990 dan Pergub 1934/2002.

REI DKI lanjut Amran mengapreasiasi dukungan dan kerjasama Pemda DKI atas rampungnya pembangunan Rusunawa Pulogebang yg dikoordinir oleh Dewan Perwakilan Daerah REI DKI Jakarta, sejak 9 tahun lalu.

Menurutnya, masih banyak pengembang Anggota REI DKI Jakarta yg berkomitmen bagi memenuhi kewajiban dengan pola yg sama seperti dikerjakan di Pulogebang, yakni kewajiban dikumpulkan, dibangunkan blok Rusunawa, di atas tanah punya Pemprov DKI Jakarta.

“Namun kalian masih menunggu meeting dengan biro terkait guna melakukan verifikasi terhadap besaran kewajiban masing-masing pengembang,” pungkasnya.

Sebagai informasi, sejak tahun dahulu Pemerintah DKI Jakarta menargetkan membangun Rusunawa di 15 lokasi di Ibukota. Lokasi proyek tersebut meliputi rusunawa Kampung Bandan, Rusunawa Ujung Menteng, Rusunawa Rawa Buaya, Rusunawa Waduk Pluit dan rusunawa Wisma Atlet Kemayoran.

Sisanya, dibangun di 10 lokasi pasar tradisional‎ atau rusun terpadu yakni Pasar Sunter, Pasar Cempaka Putih, Pasar Jembatan Besi, Pasar Sindang, Pasar Serdang, Pasar Grogol, Pasar Lontar Kebon Melati, Pasar Jelambar Polri, Pasar Sukapura dan Pasar Blok G Tanah Abang.

Rusunawa itu dibangun dan disiapkan buat warga bantaran kali dan masyarakat pinggir rel kereta api. Rusunawa itu diprioritaskan buat warga yg tinggal, bekerja dan mengeyam pendidikan dekat dengan lokasi rusun.

(dna/ang)

Sumber: http://finance.detik.com
Berita terkini
Baca juga….

Mentan Amran: Harga Beras Sudah Turun Ke Rp 7.500/Kg

wood doors

Jakarta -Harga beras di Jakarta terpantau turun. Seperti yg terjadi di Pasar Induk Cipinang, Jakarta Timur. Rata-rata harga beras di kisaran Rp 7.500/kg, atau lebih rendah dari sebelumnya di kisaran Rp 8.300/kg.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman ketika melakukan kunjungan segera atau sidak di pasar tersebut. Amran tiba pukul 13.05 WIB dan meninggalkan pasar sekitar pukul 14.00 WIB.

“Beras turun bervariasi pas sidak tadi, dari Rp 500- 800/kg. Sekarang harganya lebih murah, harganya Rp 7.500/kg,” ujar Amran, Senin (8/2/2016).

Amran mengungkapkan, harga beras ketika ini telah memamerkan penurunan. Panen raya di dua daerah membuat pasokan beras melimpah.

Menurutnya, pasokan atau stok beras ketika ini mencapai 52.000 ton, lebih tinggi dibandingkan pasokan di hari biasanya sebesar 32.000 ton. Ini yaitu angka stok tertinggi dalam 15 bulan terakhir.

“Beberapa daerah telah akan panen. Aku mau ngecek harga beras. Kenapa aku ngecek karena aku habis dari Demak ngecek harga. Jadi tahu harga di Demak, aku mau tahu harga beras di sini,” ungkap Amran.

(drk/ang)

Sumber: http://finance.detik.com
Berita terkini
Baca juga….